Minggu, 26 Januari 2014

ORANG YANG BERBAHAGIA

Kebahagiaan adalah perkara yang selalu dicari oleh setiap orang, sebuah cita-cita yang selalu berusaha diraih oleh manusia. Tidak ada seorang pun yang ingin hidup sengsara. Namun persepsi tentang hakekat kebahagiaan ini pada pandangan manusia berbeda-beda, sehingga berbeda-beda pula cara yang ditempuh untuk mewujudkannya.

Kebahagiaan yang hakiki sebenarnya adalah dengan cara mengikuti petunjuk yang ada dalam Al Qur'an.
" Barang siapa yang dihindari dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, dialah orang yang beruntung". (QS. Ali 'Imran: 185)

Semoga kita selalu dapat melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya sehingga kita menjadi orang yang beruntung sekaligus berbahagia di dunia pada umumnya dan di akhirat pada khususnya, yaitu dengan dimasukkannya kita ke dalam jannah-Nya.

TIPS MENGHINDARI KERUGIAN DUNIA AKHIRAT

Kerugian adalah sesuatu yang sangat tidak diinginkan, baik oleh pedagang, karyawan, pejabat, dan sebagainya. Pada umumnya seluruh manusia akan mengalami kerugian dalam hidupnya, hal itu ditegaskan Allah dalam surat Al 'Ashr ayat 1-3.

Bagaimana cara kita agar terhindar dari kerugian?

Jadilah orang-orang yang memiliki karakter sebagai berikut:

1. Orang-orang yang beriman.
2. Beramal shaleh.
3. Saling nasihat menasihati dalam kebenaran.
4. Saling nasihat menasihati dalam kesabaran.


Sabtu, 25 Januari 2014

SIFAT TELAGA NABI

Telaga atau Haud (bahasa Arab) adalah salah satu karunia Allah yang diberikan kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Menurut keyakinan Ahlus Sunnah, telaga ini berada di Padang Mahsyar, tempat di mana manusia seluruhnya akan dihisab amal perbuatannya. Ummat yang setia kepada sunnahnya kelak akan merasakan lezatnya air telaga tersebut. Lalu bagaimana sifat telaga Rasul tersebut? Inilah sifat-sifatnya seperti yang digambarkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari rahimahullah.

" Haud-ku (panjangnya) perjalanan sebulan, airnya lebih putih dari susu, bau (wangi) nya seperti minyak kesturi, dan ceret-nya sejumlah bintang-bintang yang ada di langit. Barangsiapa yang minum darinya maka tidak akan haus selama-lamanya". 

Jadi telaga Nabi memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

1. Panjang telaga adalah sejauh perjalanan sebulan.
2. Airnya lebih putih daripada susu.
3. Baunya lebih wangi dari minyak kesturi.
4. Jumlah ceret/wadahnya sebanyak bintang-bintang yang ada di langit.

Semoga kita dapat merasakan betapa nikmatnya air telaga yang beliau shallallahu 'alaihi wasallam janjikan kepada umatnya tersebut.
 

NAMA-NAMA LAIN NABI MUHAMMAD shallallahu 'alaihi wasallam

Nabi kita yang mulia disamping sebagai Rasul Allah (Rasulullah)...(QS. Al Fath: 29), beliau-pun memiliki nama-nama lain yang indah berdasarkan beberapa hadits:

1. Muhammad
2. Ahmad
3. Al Maahi (yang dengan-nya Allah menghapus kekafiran)
4. Al Haasyir (manusia dikumpulkan di atas kaki Nabi Muhammad)
5. Al 'Aaqib  (tidak ada nabi setelah Nabi Muhammad)

Nama-nama Nabi di atas berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muslim.

Sementara dalam riwayat Muslim terdapat nama-nama selain poin 1, 2 dan 4 (Muhammad, Ahmad dan Al Haasyir) yaitu:

1. Al Muqaffii (akhir para Nabi)
2. Nabiyyuttaubah
3. Nabiyyurrahmah

Semoga dengan mengetahui nama-nama beliau yang indah tersebut semakin kita taat dan cinta kepadanya dan semoga kita mendapatkan syafaat beliau yang mulia di akhirat kelak. Aamiin.

Jumat, 24 Januari 2014

AKIBAT PERBUATAN MAKSIAT

Maksiat adalah perbuatan yang harus kita jauhi sejauh-jauhnya, mengingat akibat berbuat maksiat pelakunya akan mendapat kerugian yang sangat besar. Inilah 26 (dua puluh enam) akibat orang melakukan perbuatan maksiat yang diungkapkan oleh Al Hafidz Ibnul Qoyyim al Jauziah rahimahullah dalam kitabnya "aatsarul Maa'shi wa Adhraaruhu"

1. Menghalangi ilmu pengetahuan.
2. Mengahalangi rizki.
3. Menimbulkan jarak dengan Allah.
4. Menjauhkan pelaku dengan orang lain.
5. Menyulitkan urusan.
6. Menggelapkan hati.
7. Menghalangi ketaatan.
8. Melemahkan hati dan badan.
9. Memperpendek umur dan menghapus keberkahan.
10. Menimbulkan maksiat yang lain.
11. Mematikan bisikan hati nurani.
12. Menghilangkan keburukan kemaksiatan itu sendiri.
13. Warisan umat yang pernah diazab.
14. Menimbulkan kehinaan.
15. Memudahkan perbuatan dosa.
16. Merugikan makhluk lain.
17. Mewariskan kehinadinaan.
18. Merusak akal.
19. Menutup hati.
20. Dilaknat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.
21. Menghalangi syafaat Rasulullah dan malaikat.
22. Melenyapkan malu.
23. Meremehkan Allah.
24. Memalingkan perhatian Allah.
25. Melenyapkan nikmat dan mengatangkan azab.
26. Memalingkan istiqomah.

Semoga kita dijauhi dari dosa dan kemaksiatan kepada Allah. Amiin.

Kamis, 23 Mei 2013

KEUTAMAAN 4 KALIMAT


Pada tulisan kali ini insya Allah akan diketengahkan fadhilah (keutamaan) empat kalimat dzikir. 4 kalimat yang dimaksud adalah Subhaanallaah, Alhamdulillaah, Laa ilaaha illallaah, Allaahu Akbar.

Keutamaan yang dimaksud adalah sebagaimana yang diperincikan dalam kitab yang ditulis oleh Syaikh Abdurrozzak bin Abdul Muhsin al 'Abbad al Badr hafizhahullah ta'alaa dengan judul: FADHAAIL AL KALIMAAT AL 'ARBA' .
 
Inilah keutamaan yang dimaksud berdasarkan dalil-dalil sunnah yang mulia:
 
1. Amalan yang paling dicintai Allah Jalla wa 'Alaa.
 
2. Amalan yang paling dicintai Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam.
 
3. Pahala yang besar bagi yang membacanya.
 
4. Penghapus dosa-dosa
 
5. Tanaman surga.
 
6. Orang yang paling utama di sisi Allah dengan memperbanyak ucapan takbir, tahmid, tahlil, dan takbir.
 
7. Allah memilih 4 kalimah ini dan memberikan pahala yang besar bagi yang membacanya.
 
8. Tameng dari api neraka.
 
9. 4 kalimah ini akan berada di sekitar Arsy-Nya Allah dan akan mengeluarkan suara dengan menyebutkan nama-nama orang yang pernah membacanya di dunia.
 
10. Kalimat yang sangat berat timbangannya di akhirat kelak.
 
11. Setiap kalimat yang diucapkan akan bernilai shadaqah.
 
12. Sebagai pengganti bacaan bagi orang yang tidak bisa baca Al Qur'an dalam shalatnya.
 
Semoga Allah memudahkan kita untuk selalu mengamalkannya di setiap waktu hidup kita di alam dunia yang fana ini.  
 
 
_____________________
 
Lailatul Jum'ah, 14 Rajab 1434 H/23 Mei 2013 M. Pkl. 21.13 WIB.
 

Minggu, 21 April 2013

PULANG KAMPUNG


Sudah menjadi tradisi di masyarakat Indonesia jika berkaitan dengan Idul Fitri, maka muncul budaya terkenal di negeri kita, apalagi kalau bukan Pulang kampung.

Alhamdulillah patut kita bersyukur, Allah menjadikan negeri kita, negeri yang memiliki ribuan pulau. Lebih dari 3600 pulau yang ada di negeri kita. Terpampang luas dari Sabang sampai Marauke.

Ketika Idul Fitri hampir tiba. Berbondong-bondong masyarakat kita yang termasuk sobat juga kali, menuju tempat-tempat antrian depo-depo bis luar kota, stasiun, terminal bis sampai pelabuhan. Bahkan tak sedikit yang mengantri sejak jam 2 malam dan baru mendapatkan tiket yang dicari pada jam 11 siang. Subhaanallah. Mereka rela berdesak-desakan untuk mendapatkannya.

Tetapi ada juga yang tidak mengantri seperti di stasiun atau terminal bis, yakni dengan menyewa kendaraan yang ada di rental-rental, tetapi juga, jangan harap dapat dapat sewaan kalau datangnya pada hari-H-nya.

Ketika ditanya kepada seorang saudara kita, "Pulang kampung tujuan apa sih mas?" Saya pulang tujuannya silaturahmi kepada orang tua, sanak famili dan handai taulan mas.

Lepas dari itu semua, banyak yang kita tidak menyadari bahaya yang terjadi pada peristiwa tahunan ini. berjubelnya jumlah penumpang  di dalam kereta-kereta yang ditumpangi sehingga memakan korban yang tidak sedikit.

Kalau dilihat secara nyata, pulang kampung adalah urusan dunia belaka. tidakkah kita berfikir ke depan kita kan mesti pulang kampung yang abadi. kampung akhirat.

Sudahkah kita memikirkan bekal yang akan kita bawa? Bekal sobat bukanlah bekal ketika pulang kampung dunia. Bekal kita adalah amal shaleh, bahkan Al Qur'an menyebutkan:

 " Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa". (QS: al Baqarah (2) ayat: 197).

Inilah kampung yang seharusnya lebih kita pentingkan. Karena ketika sobat pulang kampung dunia, sobat kan kembali lagi untuk mencari harta dunia, tetapi jika malaikat Maut memanggil sobat, maka sobat tak akan pernah kembali ke dunia lagi dan tidak bisa untuk beramal seperti ketika masih hidup.

Sepatutnya kita mampu menjawab pertanyaan berikut: Min aina, ilaa aina, ainal aana? (dari mana, mau ke mana, di mana sekarang?)

Dari mana kita? Sesungguhnya kita berasal dari Allah, menuju kemana kita? Kita menuju kepada Allah ( segala perilaku kita di dunia yang fana ini kelak akan diminta pertanggungjawab di Mahkamah Allah kelak ) dan sekarang kita berada dimana? Sekarang kita berada di alam dunia yang fana dan ingat kita tidak akan pernah hidup kekal di alam
ini.

Pikirkanlah!

Semoga kita menjadi orang-orang yang mendapatkan ridho Allah ketika pulang kampung yang abadi. Pulang untuk menghadap Allah, Sang pencitpta. Tentunya dengan membawa bekal yang terbaik berupa amalan-amalan shaleh. Amin.

______________

@yaumul Itsnain, 11/06/1434 H = 22 April 2013 M. Pkl. 13.47 WIB.